Rabu, 03 Desember 2014

Sumur Tua

Sumur peninggalan mbah Abdurrahman

Seiring dengan dibangunnya kamar mandi, maka bagi orang dahulu tidak dapat dilepaskan dengan sumur sebagai sarana mengisi kamar mandi dengan air. Sumur sebagaimana gambar di samping memberi petunjuk tempat santriwati mengalirkan air ke bak kamar mandi. Kedalaman air di dalam sumur berkisar 8 meter pada musim kemarau. Sementara pada saat musim hujan air akan naik hingga kedalaman 4 meter. Bahkan dalam dekade tahun 80-an air pernah mencapai kedalaman 2 meter. Dalam keadaan yang sama, beberapa tempat di sekitar pondok pesantren ini pernah ditemukan kedalaman air sejajar dengan permukaan tanah pada musim penghujan.
Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini penggunaan sumur sebagai wadah sumber air hampir di semua tempat ditiadakan. Mengingat jangkauan ekonomi masyarakat dan didorong oleh kemajuan jaman, penggunaan pompa air yang didukung dengan energi listrik menjadi pilihan yang tidak dapat dihindarkan lagi saat ini. Karenanya, Pondok Pesantren Putri ini berusaha memberikan fasilitas bagi santri sesuai dengan kemajuan tekonologi ini. Dengan tidak melupakan jasa para pendiri Pondok Pesantren ini, mudah-mudahan semua fasilitas yang baru memberi manfaat kepada beliau sebagai bagian dari lanjutan perjuangan melestarikan ajaran Kanjeng Nabi dan ulama penerusnya hingga hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar