Rabu, 03 Desember 2014

Sumur Tua

Sumur peninggalan mbah Abdurrahman

Seiring dengan dibangunnya kamar mandi, maka bagi orang dahulu tidak dapat dilepaskan dengan sumur sebagai sarana mengisi kamar mandi dengan air. Sumur sebagaimana gambar di samping memberi petunjuk tempat santriwati mengalirkan air ke bak kamar mandi. Kedalaman air di dalam sumur berkisar 8 meter pada musim kemarau. Sementara pada saat musim hujan air akan naik hingga kedalaman 4 meter. Bahkan dalam dekade tahun 80-an air pernah mencapai kedalaman 2 meter. Dalam keadaan yang sama, beberapa tempat di sekitar pondok pesantren ini pernah ditemukan kedalaman air sejajar dengan permukaan tanah pada musim penghujan.
Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini penggunaan sumur sebagai wadah sumber air hampir di semua tempat ditiadakan. Mengingat jangkauan ekonomi masyarakat dan didorong oleh kemajuan jaman, penggunaan pompa air yang didukung dengan energi listrik menjadi pilihan yang tidak dapat dihindarkan lagi saat ini. Karenanya, Pondok Pesantren Putri ini berusaha memberikan fasilitas bagi santri sesuai dengan kemajuan tekonologi ini. Dengan tidak melupakan jasa para pendiri Pondok Pesantren ini, mudah-mudahan semua fasilitas yang baru memberi manfaat kepada beliau sebagai bagian dari lanjutan perjuangan melestarikan ajaran Kanjeng Nabi dan ulama penerusnya hingga hari ini.

Minggu, 30 November 2014

Bongkar kamar mandi lama

Kerja bakti bongkar kamar mandi lama
Posisi kamar mandi baru
Makan pagi bersama
Tepatnya hari Ahad, 30 Nopember 2014, dimulai jam 07.00 pagi segenap komponen masyarakat berjibaku membongkar kamar mandi lama. Kerja bakti ini berlangsung secara serentak sebagai upaya mempersiapkan lahan yang lebih luas di area Pondok Pesantren Putri Miftahul Falah ini. Sementara letak kamar mandi lama dibongkar memberi ruang pandang yang lebih lebar untuk halaman belakang. Hal ini diharapkan dapat memberi ruang bermain dan penyelenggaraan kegiatan yang lebih besar bagi seluruh unsur Pondok Pesantren. Tak lupa, diucapkan terima kasih yang tak terhingga atas iringan do'a yang tulus dan kerja keras panitia pembangunan, dermawan, wali santri beserta partisipasi masyarakat luas bagi berdirinya fasilitas yang baru. Semoga bermanfaat....
Jejak keringat santriwati
Kurang lebih 40 tahun, kamar mandi ini telah menjadi saksi kegigihan dan ketulusan santriwati mengisi bak kamar mandi melalui saluran air ini. Terlihat lekukan goresan timba air yang bersentuhan dengan saluran air yang ditumpahkan ke dalam bak kamar mandi. Proses timpukan timba yang berlangsung terus-menerus membuat permukaan depan saluran air menjadi terkikis. Dahulu para santriwati mengisi bak kamar mandi dengan menggunakan senggot (alat pengisi bak kamar mandi dengan bantuan ayunan bambu). Meski dilakukan dengan beban berat, namun mereka tidak merasakannya sebagai beban yang mendera. Dahulu, mereka melakukannya sambil bercanda-gurau hingga bak telah penuh. Kisah ini menambah kesejatian mereka di antara pengalaman hidup yang semakin berat di kemudian hari. Mudah-mudahan jejak ini memberi semangat berkorban bagi kepentingan dan kepedulian masyarakat luas. Amin.

Pembangunan Fasilitas Kamar Mandi

Pengerjaan pembangunan kamar mandi sedang berlangsung
Pembangunan kamar mandi Pondok Pesantren Putri Mifathul Falah Margosari Banyakan Kediri telah berlangsung sampai hari ini. Atas partisipasi para dermawan, wali santri dan seluruh panitia mapun pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas kamar mandi tersebut diucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang membawa berkah dan kemanfaatan bagi seluruh komponen masyarakat pondok pesantren.