Sabtu, 14 Februari 2015

lanjutan rekreasi di Malang

Setelah hampir dua jam berlalu di pantai Balekambang, perjalanan dilanjutkan ke Turen. Rombongan tiba di Turen pada pukul lima sore setelah melakukan salat secara jamak qasar di sebuah masjid dekat situs Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah. Disebut Masjid tiban karena Konon masjid yang sangat megah ini dibangun tanpa sepengetahuan warga sekitar, dan menurut mitos dibangun oleh jin dalam waktu hanya semalam. Namun, ketika desas-desus ini dikonfirmasi kepada “orang dalam”, dikatakan bahwa pembangunan masjid – yang sebenarnya merupakan kompleks pondok pesantren secara keseluruhan – semua bersifat transparan karena dikerjakan oleh santri dan jamaah. Bantahan dari “orang dalam” itu jelas sekali terpampang di depan meja penerima tamu dengan tulisan besar-besar, “Apabila ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah pondok tiban (pondok muncul dengan sendirinya), dibangun oleh jin dan sebagainya, itu tidak benar. Karena bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah.”
Rombongan bergegas menuju bangunan utama pondok
Ayo jalan....awas ketinggalan....
Wow.....megah sekali....Ayo-ayo naik..Tuk, wa, ga, menggeh-menggeh...

 Jam digital telah menunjukkan pukul 7 petang. Satu-persatu peserta mulai kembali ke pangkalan parkir kendaraan. Ya...ternyata ada yang ketinggalan. Mereka masih asik belanja. Ya gak apa-apa bro.. Yang penting pulang bawa oleh-oleh buat yang di rumah. Tepat pukul 8 malam perjalanan pulang dilaksanakan. Alhamdulillah pukul dua belas malam semua rombongan yang terdiri dari 3 mobil elf dengan 64 penumpang telah sampai di rumah dengan selamat. Ya udah donk...ketemu lagi di rekreasi selanjutnya....Mudah-mudahan diberi kesempatan untuk menambah rasa syukur akan keagungan Allah Sang Maha Pencipta di kesempatan yang lain....Terima kasih semuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar